Legenda terbentuknya kabupaten Raja Ampat dimulai ketika suatu hari Raja Waikew menemukan enam butir telur di pulai Waigeo. Dari keenam butir telur tersebut hanya lima yang bisa menetas dan berisi manusia. Sebutir telur gagal pecah dan menjadi batu sampai sekarang. Dari kelima telur yang menetas, empat orang diantaranya adalah laki-laki berhasil menjadi raja. Masing-masing memimpin di wilayah Salawati, Waigeo, Misool dan Batanta. Sedangkan sebutir telur lainnya menjadi wanita dan tinggal di wilayah Biak hingga akhirnya melahirkan putra bernama Gura Besi.

